Selasa, 16 Desember 2008

ASP.NET INTRODUCTION

ASP.NET adalah teknologi baru dalam pemrograman web yang merupakan kelanjutan dari teknologi ASP 3.0 yang merupakan server side script (web script yang akan diolah di server, dan hasilnya akan ditampilkan di klien dalam bentuk html). Perbedaan utama dibanding ASP klasik adalah penggunaan .NET framework sebagai fondasi pemrograman (Ruth, 2005).

ASP.NET memiliki beberapa karakteristik dibandingkan teknologi terdahulu, antara lain:


1. Bahasa ter-compile
ASP.NET adalah bahasa yang ter-compile sehingga source-code aman dari para pencuri script, bahkan jika source .aspx bisa tercuri, source code-behind tetap aman karena yang dipublikasikan di internet hanya .dll-nya saja. Maka dari itu, ASP.NET bukan lagi disebut website, melainkan WebApps, atau Web Application karena bersifat seperti applikasi-aplikasi desktop.


2. Pendukung bahasa yang lebih baik
Dengan adanya arsitektur code-behind, pengembang ASP.NET dapat memprogram front-end/disain web dengan ASP.NET dan back-end dengan VB>NET/C++/C#/ JScript, dan mereka dapat saling berinteroperasi. Jadi, jika dalam satu tim ada programmer yang berbeda keahlian, yang satu C-guru dan yang satu VB-master, mereka kini bisa bekerja di proyek yang sama tanpa berselisih.


3. Kemampuan meningkat
Tentu saja ini adalah hal yang pasti sebagaimana layaknya suatu peningkatan dari produk lama. Kenaikan kemampuan ini juga diakibatkan oleh kode ter-compile arsitektur di atas, di mana kini ASP.NET hanya melakukan instalasi satu kali, yaitu pada saat situsnya dipanggil pertama kali dan masuk ke dalam memori server sehingga bila ada permintaan lain dia sudah siap untuk beroperasi.


4. Pengendali terprogram
ASP.NET memperkenalkan pengendali web. Dengan pengendali web, kita dapat membuat pengendali/komponen kita sendiri yang dapat digunakan di halaman yang berbeda-beda. Komponen-komponen ini dapat dengan mudah diprogram dengan sesuka hati.


5. Event driven
ASP.NET mengetahui kejadian yang terjadi pada sebuah halaman situsnya sehinga kejadian seperti onLoad, onClick, onMouseOver, onChange, dan lain-lain dapat ditangani dengan mudah.


6. XML friendly
ASP.NET atau .NET framework sangat akrab dengan XML. Ini sangat mempermudah berbagai aspek, misalnya dalam konfigurasinya ASP.NET memiliki file konfigurasi yang berbasis XML dan dapat diubah dan digunakan dengan mudah.


7. Higher scalability
Komunikasi antar-server dapat dengan mudah dilakukan dalam lingkungan web.


8. Deployment dengan mudah
Server tidak perlu dinyalakan ulang untuk kode yang baru. ASP.NET dengan mudah melangsungkan kembali semua permintaan ke kode yang baru.


9. Autentikasi pengguna, account dan peran
ASP.NET mendukung autentifikasi berbasis bentuk, termasuk cookie management, dll, dan autorisasi pengguna otomatis secara langsung ke halaman yang disediakan. Pembuatan halaman masuk sendiri juga dapat dengan mudah dilakukan. ASP.NET juga mengizinkan account dan peran sehingga dapat dengan mudah redirect sebuah account dengan peran manajer ke kode yang berbeda dengan peran operator contohnya.


10. Caching
ASP.NET dapat meng-cache objek dan keluarannya sehingga dapat mempercepat proses dan pengguna tidak terlalu sering meminta benda yang sama dari server.


11. Arsitektur postback
ASP.NET menggunakan kejadian postback, yaitu menggunakan halaman itu sendiri sebagai pemroses data. Contoh dalam ASP sering kali terlihat bahwa sebuah halaman harus mengirim data ke halaman yang lain untuk diolah, tetapi ASP.NET dapat melakukan semua itu dengan halaman itu sendiri.


12. Kompatibilitas dengan ASP
ASP.NET tidak searatus persen kompatibel dengan ASP, tetapi dengan penamaan file .aspx, ASP dan ASP.NET dapat berjalan berdampingan di satu server dengan baik, bahkan saling berinteroperasi. Selain perbedaan-perbedaan di atas, masih banyak lagi perbedaan-perbedaan dan kelebihan-kelebihan ASP.NET dan ASP.


Referensi:

http://graphicophat.org

Tidak ada komentar: